PEMBINAAN SANTRI CENDEKIA AIKLOMAK LOTIM


https://rinjanischool.blogspot.com/2019/07/pembinaan-santri.html


PEMBINAAN SANTRI CENDEKIA AIKLOMAK LOTIM

Pengasuh Cendekia Aiklomak


https://rinjanischool.blogspot.com/2019/07/pembinaan-santri.html
     Salah satu eleman penting dalam pengelolaan pondok pesantren adalah kiya. Kiyai sama dengan /tuan guru/ustadz/guru/pengasuh.  Pengasuh  seseorang yang  menemani santri selama 24 jam di pondok. Untuk itu, pengasuh mempunyai berbagai peran/fungsi. Yang bersangkutan harus mampu berperan ganda. Peran-peran yang harus diemban oleh seorang pengasuh antara lain sebagai ayah/ibu, guru, kakak, dan sebagai teman sebaya. Seorang pengasuh harus bisa memainkan peran-peran tersebut dan tau kapan peran-peran itu harus dimainkan. 
Baca Juga : Misi Visi Tujuan Pontren Cendekia
Sebagai seorang ayah/ibu maka pengasuh akan memberikan kasih sayang kepada para santri, seperti seorang ayah/ibu tidak mengenal waktu dan tempat, dan lain-lain. Sebagai seorang guru maka pengasuh akan mengajarkan ilmu pengetahuan/akhlaq dan moral kepada para santri. Seorang guru harus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada sang murid supaya bisa berhasil dengan hasil yang memuaskan, dan seterusnya. Sebagai seorang kakak maka pengasuh akan membimbing, menuntun, mengarahkan dengan penuh kesabaran, dan seterusnya. Sebagai seorang teman sebaya maka pengasuh akan menjadi teman bermain, teman curhat, dan seterusnya. Untuk itu, pengasuh harus memiliki berbagai keterampilan. Tetapi dalam keterbatasan setiap individu maka masing-masing pengasuh harus saling melengkapi dan membina kerjasama dan menjaga kekompakan tim untuk mewujudkan visi dan misi pesantren. Para pengasuh Pontren Cendekia berjumlah 28 orang dan  90 % alumni perguruan tinggi kecuali tukang masak dan penjaga malam. Para alumni perguruan tinggi ini rata-rata juara di kelas atau diangkatannya. Masuk 10 besar saat wisuda atau 17 dan 25 besar saat Adzikor Hauliyah Ma’had. Pengasuh inilah yang menemani para santri selama 24 jam. Untuk memaksimalkan peran-peran kepengasuhan maka Mudir Menunjuk Koordinator Pengasuh. Koordinator Pengasuh akan mengatur kegiatan pengasuh dan santri untuk mewujudkan visi dan misi pondok pesantren dalam pembinaan santri.

Jadwal Kegiatan
https://rinjanischool.blogspot.com/2019/07/pembinaan-santri.html

     Begitu santri baru telah diserahkan secara formal oleh orang tua/wali maka sejak saat ini seluruh tanggung jawab telah berpindah kepada manajemen pondok pesantren. Adapun jadwal kegiatan santri secara reguler sebagai berikut :
W a k t u
K e g i a t a n
07.00 – 07.30
07.30 – 07.45
07.45 – 13.00

13.00 – 13.30
13.30 – 14.00
14.00 – 15.30
15.30 – 16.00
16.00 – 17.30

17.30 – 18.30

18.30 – 19.00
19.00 – 20.00

20.00 – 20.30
20.30 – 21.00
21.00 – 22.00

22.00 – 23.00
23.00 – 03.30
03.30 – 06.00


06.00 – 06.30

06.30 – 07.00
Berdo’a/pidato di lapangan
Sholat dhuha di kelas
Belajar kurikulum Kemenag/Kemendikbud
Sholat zohor berjmaah
Makan siang di asrama
Istirahat di asrama

Sholat ashar berjamaah
Belajar bahasa Arab/Inggris/ Wajib Membaca
Olah raga/persiapan sholat magrib

Sholat magrib berjamaah
Mengaji Al-Qur’an/kitab kuning/hiziban/barzanji/pengajin umum
Sholat isya berjamaah
Makan malam di asrama
Belajar bahasa Arab/Inggris/kitab/setor hapalan (jurusan)
Belajar terbimbing di asrama
Istirahat/belajar mandiri di asrama
Sholat malam / menghapal /
menyerahkan hapalan/sholat shubuh berjamaah
Olah raga/persiapan ke sekolah/madrasah

sarapan pagi
     
    Jadwal kegiatan ini terus berjalan sepanjang minggu kecuali pada hari Jum’at. Setiap hari Jum’at tidak ada kegiatan pembelajaran setelah sholat shubuh. Para santri mencuci pakaian dan melakukan kegiatan lain  dalam kompleks pondok pesantren. Pada hari  Kamis minggu pertama dan ketiga, para santri tidak ada kegiatan pembelajaran dari jam 14.00 – 17.00 wita karena saat ini merupakan jadwal kunjungan orang tua/wali santri. Orang tua/wali santri tidak boleh berkunjung di luar hari/minggu tersebut. Bila ada yang datang di luar jadwal kunjungan maka santri tidak diperkenankan untuk menemui orang tua/wali. Bila ada yang nekat untuk bertemu dengan anak/orang tuanya maka sang santri akan diberikan hukuman. Jadwal kegiatan ini harus ditaati oleh seluruh santri. Bagi yang melanggar akan diberikan hukuman. Kegiatan-kegiatan ini sebagai upaya untuk membentuk karakter santri yang taat pada peraturan/norma hukum yang berimplikasi pada penegakan disiplin. Sistem  pembelajaran  sebagai wujud dari kurikulum di pondok pesantren.
Pola Pembinaan Disiplin
      
https://rinjanischool.blogspot.com/2019/07/pembinaan-santri.html

   Di pondok pesantren, santri yang melanggar disiplin/tata tertib maka hukuman dengan “rotan/slang” adalah hal yang biasa. Tetapi hukuman dengan menyakiti fisik merupakan pilihan hukuman terakhir. Di Cendekia,  santri yang melanggar disiplin akan diberikan hukuman peringatan secara lisan,  menghapal surah Al-Qur’an atau hadits Nabi, membersihkan WC, membersihkan halaman, membersihkan piring bekas temannya makan, mencuci pakaian pengasuh/teman, digundul, diceburkan di kolam, dan dipukul dengan rotan/slang.  Hukuman-hukuman ini diberikan dalam rangka menegakkan aturan pondok pesantren untuk mencetak santri yang berkarakter. Aturan tidak akan bisa tegak bila tidak ada hukuman. Pendidikan pada dasarnya memaksa. Dari keterpaksaan melahirkan kebiasaan. Dari pembiasaan akan menjadi kebutuhan. Kebiasaan dan kebutuhannya inilah yang akan menjadi tujuan dalam sistem pendidikan pondok pesantren.
 Pola Pemberian Hukum
https://rinjanischool.blogspot.com/2019/07/pembinaan-santri.html

      Pemberian hukuman fisik atau jenis hukuman lainnya bagi sekolah-sekolah negeri atau sekolah umum atau agama yang bernaung di luar pondok pesantren merupakan hal yang sangat dihindari.  Hukum fisik ini bisa berujung pada pelanggaran hak azasi manusia guru/kepala sekolah bisa jadi dilaporkan kepada pihak berwajib atau bapak/ibu guru yang memberikan hukuman akan dicari dan dijotos oleh orang tua/keluarga siswa. Hal ini berimplikasi pada banyak pelanggaran-pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh para siswa. Tetapi hal ini tidak berlaku di pondok pesantren.
      Pemberian hukuman bagi santri yang melanggar disiplin merupakan satu keharusan di pondok pesantren. Apa hukuman yang diberikan oleh pondok pesantren atau kyai/tuan guru/pengasuh maka orang tua tidak boleh ikut campur. Ketidak bolehan orang tua ikut campur dalam hal pemberian hukuman kepada anaknya sebagai implikasi dari pola penerimaan santri yang telah dikemukan di atas.
     Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berbasiskan moral, akhlak, dan etika, dalam memberikan hukuman kepada para santri dengan melewati beberapa tahapan. Di  Pondok Pesantren Cendekia DLM NW bahwa hukuman itu diberikan kepada para santri secara bertahap sesuai dengan tingkat pelanggaran disiplin yang dilakukan. Jenis hukuman itu dimulai dari yang paling ringan, yakni teguran secara lisan sampai dengan pemecatan dan menyerahkan santri  kembali kepada keluarga. Untuk proses pemecatan santri maka terlebih dahulu wali santri dipanggil untuk menerima informasi tentang pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh sang santri. Untuk tahap pertama santri diminta untuk membuat perjanjian untuk tidak mengulangi. Bila diulangi maka orang tua/wali dipanggil dan  dihadapan orang tua/walinya diminta untuk berikrar atau membuat surat perjanjian  untuk tidak mengulangi lagi pelanggaran yang telah dilakukan diketahui oleh orang tua. Bila terjadi pelanggaran yang sama maka selanjutnya orang tua dipanggil untuk mejemput putra/putrinya karena telah dikeluarkan dari pondok pesantren.
      
     Pemberian beberapa jenis hukuman dilakukan oleh pengasuh dan pimpinan pondok pesantren atau mudir. Untuk hukuman tingkat ringan sampai dengan sedang diberikan oleh pengasuh dan koordinator pengasuh. Sedangkan hukuman tingkat berat hanya boleh dilakukan oleh pimpinan pondok pesantren atas rekomendasi koordinator pengasuh. Dalam pemberian hukuman tingkat berat harus disertai oleh saksi dan  santri diberikan kesempatan untuk membela diri.

Demikianlah artikel tentang PEMBINAAN SANTRI CENDEKIA AIKLOMAK LOTIM yang semoga dapat membantu rekan semua, dan jika ada hal yang mau di tanyakan silahkan tinggalkan komentar pada kolom komentar, atau cek WA kami di Halaman kontak pada Blog ini.

0 Response to "PEMBINAAN SANTRI CENDEKIA AIKLOMAK LOTIM"

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Sesuai dengan Judul Artikel......!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel